Subscribe:

Pages

Tampilkan postingan dengan label Tips Mancing. Tampilkan semua postingan
Tampilkan postingan dengan label Tips Mancing. Tampilkan semua postingan

Rabu, 15 Februari 2012

Mengenal Jenis Umpan Buatan


Zona Ikan Kita - Minnow, Plug, Popper dan Lure merupakan umpan buatan yang terbuat dari kayu maupun plastik yang digunakan untuk memancing. Berikut uraian mengenai keempat jenis umpan tersebut.



1. Minnow


Minnow adalah umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Bentuknya menyerupai ikan. Pada bagian mulut ikan dibuat semacam lidah yang menjulur yang terbuat dari plat besi, biasa disebut lips atau bibir.

Dalam bibir juga terdapat kolongan sebagai tempat lider mono maupun karat (wire). Aksi minnow tergantung dibibirnya dan biasanya menyelam dengan gerakan meliak-liuk seperti ikan berenang. Penempatan kail biasanya di perut dan di ekor dengan menggunakan kail trable. Mania mancing memakai minnow biasanya untuk memancing trolling maupuu kasting.


Banyak mania mancing yang salah kaprah menamai minnow dengan sebutan nama Rapala, padahal Rapala adalah merk Minnow. Salah kaprah ini persis seperti orang jawa dahulu yang menyebut Sepeda motor dengan sebutan Honda.



True minnows

Smaller fish in the subfamily Leuciscinae are considered to be “true” minnows:
  • Bluntnose minnows, fish in the genus Pimephales
  • Cardinal minnows, fish in the genus Tanichthys
  • Cheat Minnow Pararhinichthys bowersi
  • Cutlips minnows, fish in the genus Exoglossum
  • Desert minnows, fish in the genus Dionda
  • Eurasian minnows, fish in the genus Phoxinus
  • Loach Minnow (Rhinichthys cobitis)
  • Pikeminnows, fish in the genus Ptychocheilus
  • Pugnose minnows, fish in the genus Opsopoeodus
  • Silverjaw minnows, fish in the genus Ericymba
  • Silvery minnows, fish in the genus Hybognathus
  • Suckermouth minnows, fish in the genus Phenacobius

2. Plug


Plug juga merupakan umpan buatan yang bahannya bisa terbuat dari kayu maupun plastik. Plug merupakan istilah lain daripada minnow namun ukuran plug biasanya lebih kecil. Dibagian muka terdapat bibir seperti minnow yang berfungsi sebagai pengikat lider maupun wire.

Aksi umpan itu ketika digunakan menyelam dibawah permukaan air dengan aksi meliak-liuk. Kail Biasanya ditengah atau di belakang dengan kail trible. Biasanya plug digunakan untuk mancing dengan cara kasting baik di sungai, danau maupun di waduk-waduk.




3. Popper

Popper adalah umpan buatan yang terbuat dari bahan dasar fiber atau kayu yang umumnya memiliki bentuk dan tipe dengan yang beragam. Ciri utama bagian mulutnya yang lebar dengan cekungan ke dalam. Kondisi mulut popper seperti inilah yang kemudian dapat menimbulkan aksi berupa percikan air dan bunyi pop…pop…pop… yang khas dari sebuah popper saat digunakan dengan cara disentak-sentakan dipermukaan air. Aksi popper diatas yang menyerupai ikan yang sedang sekarat itu ternyata mampu mengundang perhatian ikan untuk menyambar popper. Kail pada popper biasanya di pasang di bagian tengah maupun ekor dengan menggunakan kail trable.

4. Lure

 

Lure juga umpan buatan yang bentuknya menyerupai kepala cumi-cumi yang dipadu dengan rumbai-rumbai (skrit) sehingga ketika ditarik atau berjalan menyerupai cumi yang hidup. Bahkan biasanya kepala cumi buatan itu dari resin maupun campuran tertentu. Dibagian tengah biasanya ada lubangnya sebagai tempat lider dan kail.Umpan lure biasanya digunakan untuk mancing trolling. Penyebutan istilah lure di kalangan mania juga terjadi salah kaprah yaitu banyak orang yang menyebut lure dengan konahead. Padahal konahead adalah merek alat pancing.

Senin, 13 Februari 2012

Cara Membuat Kali Jangkar / Kail Garong


Zona Ikan Kita - Kail jangkar payung atau kail garong yang biasa digunakan untuk memancing baronang, bisa juga untuk mancing lubang. Kail ini bisa dibuat sendiri, caranya:


  • Ikat pancing ukuran besar no 5 atau 6 menggunakan kenur yg sangat kaku. Bikin 4 ikatan. +-20cm
  • cari pemberat berlubang model bulat atau kerucut seukuran bemper Galatama.
  • Buat keratan berbentuk X atau + pada satu sisi pemberat, untuk kerucut buat di bagian bawah. dan lubang timah adalah pusat keratan dan perlu diperbesar.
  • Masukkan kenur pengikat kail pada lubang, buat panjang kenur dr mata kail ke timah menjadi max 5 cm saja dan simpulkan pada kili-kili
  • Masing-masing kenur pengikat masukkan pada jalur keratan tadi dan pepatkan pakai tang atau di ketok spy arah ikatan pancing tetap keluar dan mata pancing mengarah ke atas membentuk jangkar 4 mata

Lokasi sungai habitat Kakap Putih


Zona Ikan Kita -  bagi para pemancing yang suka memancing kakap putih dan suka memancing di sungai, Zona Ikan Kita akan memberikan Tips untuk Lokasi sungai yang ideal bagi habitat kakap putih:


- Sungai relatif bebas dari kotoran berupa sampah, olie dan kayu-kayu terapung. (Anda tidak pernah menemukan ikan kakap putih ini pada air sungai yang banyak sampah, ikan ini tergolong pemilih lokasi yang bersih).

- Lokasi banyak tonggak, kayu menancap ataupun bakau, bekas jembatan atau di pile cap jembatan.

- Bila di alur sungai ada aktifitas kegiatan bongkar muat atau pelayaran, akan lebih baik Anda memancing di sekitar lokasi kegiatan di bagian hulu (arah laut).

- Bila memancing di sungai dengan tepinya tumbuhan paku-pakuan, sebaiknya telusuri lokasi badan sungai dengan lubuk yang mempunyai posisi luas dan dalam.

(Jika Anda mendapatkan ikan ini di saat pemancingan yang anda lakukan, maka kunjungi lokasi ini sekitar 1-2 bulan kemudian karena semakin sering anda kunjungi lagi, semakin banyak waktu sia2 yang anda buang. … hmm … mm. Sebaiknya memancing di sungai seperti menanam dan memanen > ciptakan lokasi pancing sungai sendiri dan jalan masuk jangan terlalu diketahui banyak orang )

- Bila memancing di sungai dengan tepian batu atau tonggak kayu, carilah lubuk air yang dalam dan saran saya sebaiknya posisi Anda berada bagian hilir (atas), usahakan umpan bergerak di antara hulu dan hilir sekitar lubuk.

- Jika Alur muara sungai menyempit dan terdapat tanggul kayu, tanggul batu aau kanan kirinya tekstur tanahnya keras berbatu maka Anda sebaiknya memancing di sekitar persis muara, jangan jauh-jauh dari muara. (Pesan saya: jika memancing malam di muara sungai sebaiknya Anda hanya tetap waspada dan tetap saling memperhatikan posisi teman Anda mancing.)

Kamis, 02 Februari 2012

Faktor Cuaca Pada Saat Mancing Laut


Tidak setiap pemancingan ikan di laut selalu berhasil dengan baik. Saat memancing ikan dilaut, faktor cuaca atau faktor alam sangat berpengaruh pada hasil tangkapan. Faktor cuaca biasanya tergantung dari bermacam faktor.



Faktor cuaca di atas permukaan laut :

Matahari dan Bulan

Terik tidaknya matahari pada siang hari kadang mempengaruhi kegiatan ikan. Memancing yang baik adalah saat menjelang pagi atau subuh, dimana secara biologis ikan baru keluar dari tidurnya dan mencari makan. Diteruskan hingga siang hari teriknya matahari yang terus bersinar tanpa adanya mendung dan gelap.

Sedangkan di malam hari berpengaruh kepada ada atau tidaknya bulan. Pada malam hari memancing ikan yang baik adalah pada saat tidak ada bulan atau dengan kata lain pada saat tidak ada sinar. Karena air laut itu mengandung garam maka jika ada sinar bulan pada malam hari akan menyebabkan senar pancing yang ada di dalam air laut akan terlihat seperti menyala, itu diakibatkan karena adanya sinar atau cahaya dari atas permukaan air. Tetapi untuk memancing cumi-cumi atau udang lebih sering dilakukan pada malam hari justru disaat ada bulan adalah saat yang paling baik, karena hewan-hewan ini sangat tertarik kepada cahaya yang menyebabkan mereka mengumpul di permukaan laut disaat ada bulan. Itu sebabnya mengapa nelayan pada malam hari menggunakan lampu atau petromak untuk mencari ikan kecil, udang dan cumi-cumi.

Angin, Ombak dan Awan

Kecepatan angin juga mempengaruhi kegiatan ikan, karena besar tidaknya ombak adalah akibat dari tiupan angin. Dari tiupan angin akan mengakibatkan adanya ombak dan juga bisa berpengaruh kepada ada atau tidaknya awan. Jika memancing di tengah teluk yang curam disaat ombak besar ikan-ikan yang lebih kecil biasanya akan menuju ke teluk yang mengakibatkan ikan-ikan besar juga ikut ke dalam teluk untuk mencari mangsa.

Aliran angin juga tergantung dari cuaca dan musim. Jika mendung dan matahari terhalang atau redup, ikan laut juga biasanya akan berenang dan berada lebih kedalam air atau bahkan ke dasar laut. Disaat hujan atau musim hujan, ikan laut cenderung lebih sedikit karena salinitas air laut atau kadar garam pada air laut berkurang yang disebabkan oleh banyaknya air tawar yang terbuang ke permukaan laut juga ditambah oleh aliran muara sungai tempat air tawar terbuang ke tengah laut dan mengakibatkan ikan menuju ke tengah laut, ke dasar laut atau bersembunyi dikarang. Sedangkan jika hujan terjadi di tengah laut dan hanya sebentar apalagi ketika hujan baru reda kadang ikan akan bertambah lapar dan agresif.

Faktor Cuaca di dalam air laut :

Suhu air laut

Suhu air laut sangat berpengaruh pada ikan, jika terlampau panas ikan akan lebih ke dalam laut atau ke tengah laut untuk mencari suhu yang lebih dingin, tetapi pada suhu yang agak tinggi ikan akan lebih agresif dalam mencari makan. Sedangkan jika suhu air laut terlampau dingin, ikan akan kurang dalam selera makan dan kurang begitu agresif. Suhu air laut daerah tropis berkisar antara 26 - 35 derajat celcius sedangkan pada daerah kutub bisa mendekati nol derajat celcius.

Arus air laut

Arus air dipengaruhi oleh keadaaan laut sekitarnya. Banyak kejadian pada saat situasi angin lemah, arus air bisa kencang atau pada saat angin kencang arus air dalam laut justru lemah. Jadi arus air tidak dipengaruhi oleh angin.

Jika arus air laut kencang dapat terlihat pada mancing dasar oleh miringnya senar pancing ketika timah pemberat umpan pancing dan mata kail sudah menyentuh dasar laut. Kadang mata kail dapat bergeser sangat jauh atau bahkan tidak dapat menyentuh dasar laut. Keadaan seperti ini dapat diatasi dengan memberi pemberat yang lebih besar. Seperti layaknya udara, air laut bergerak dari yang bersuhu dingin menuju ke suhu yang lebih hangat. Pada daerah pertemuan kedua arus inilah biasanya ikan banyak berkumpul.

Kejernihan air laut

Faktor kejernihan atau kekeruhan air laut juga patut diperhitungkan. Kadang kekeruhan air yang buruk atau banyaknya sampah dapat menyebabkan ikan berkurang. Saat yang lebih baik adalah pada keadaan laut sekitarnya bening dan berwarna biru terang dan matahari bersinar terik. Kadang perbedaan warna laut bisa diakibatkan oleh sinar matahari yang redup atau terhalang oleh mendung, hal ini dapat menyebabkan air laut
terlihat keruh.

sumber : http://id.wikipedia.org

Cara Merilis Ikan


Zona Ikan Kita – Pada saat memancing kita sedang menggunakan barang – barang yang berbahaya bagi kelangsungan hidup ikan dan hewan air lainya. Oleh karena itu kita harus menggunakannya dengan bijak dan berhati – hati agar kelangsungan hidup ikan dan hewan air lain tetap terjaga kelestariannya. Terutama bagi anda pemancing di sungai atau tempat – tempat alami lainya, sehingga kelak anak cucu kita masih bisa merasakan sensasi mancing ikan di alam liar.



Segerakan untuk menyudahi perlawanan ikan

Hal yang paling mengasyikkan bagi para pemancing adalah ketika umpan disambar ikan dan bertarung dengan ikan itu untuk membawanya ke daratan. Namun hendaknya kita tidak berlama – lama bertarung dengan ikan, sehingga ikan tersebut dapat kembali sehta ketika kit merilisnya kembali ke alam bebas.

Lepas kail dengan hati – hati

Untuk menjaga ikan tetap hidup tentunya kita harus berhati – hati melepas kail yang tersangkut di mulut ikan agar tidak terluka terlalu parah. Sehingga masih ada kemungkinan ikan itu hidup ketika kita rilis kembali ke alam. Jika kail terlalu dalam termakan dan susah untuk di lepas, akan lebih baik jika kita memotongnya daripada harus memaksa melepas, yang justru akan melukai lebih parah ikan tersebut.

Siapkan kain basah

Pada saat ikan suda terangkat, pastikan kita memegang ikan tersebut dengan kain yang telah kita basahi. Tujuannya adalah menjaga kulit ikan agar tetap lembab dan lendir ikan tidak hilang. Jika lendir ikan itu hilang maka ikan tersebut akan rentan terhadap penyakit dan bakteri lainya.

Bantu ikan bernafas kembali

Pada saat akan merilis ikan ke dalam air jangan langsung di lepas, karena ikan masih stress dan lemas. Tenaga ikan tersebut telah terkuras habis pada saat melakukan perlawanan dengan pemancing. Selain itu, ikan tersebut juga akan lemas karena terlalu banyak kehilangan oksigen pada saat berada di daratan untuk dilepas dari kail dan kadang untuk sesi foto.

Sumber : sportfishingmag.com

Minggu, 29 Januari 2012

Tips merawat alat pancing


Zona Ikan Kita - Merawat alat-alat pancing adalah kegiatan yang sangat vital bagi para mancing mania, hal ini bertujuan untuk menjaga kualitas dan performance alat-alat pancing agar selalu prima, serta agar peralatan tersebut tetap awet, apalagi bila anda menggunakan peralatan bermerk yang harganya cukup mahal. Meskipun saat ini sebagian besar peralatan pancing mengandung bahan steel yang anti karat namun bila tak terawat tetap saja akan mudah rusak dan berkarat.


Kegiatan perawatan alat pancing ini menjadi kesenangan tersendiri bagi para hobies mancing, dengan sering melakukan perawatan termasuk bongkar pasang maka anda akan sangat mengenali dan memahami secara mendetail cara kerja dan fungsi masing-masing bagian dari alat pancing tersebut.

Berikut beberapa eberapa tips yang dapat anda lakukan untuk memelihara alat-alat pancing, yaitu:

1. Pencucian Peralatan pancing  

Alat yang habis dipergunakan sebaiknya dicuci dengan air biasa, jangan di masukkan ke air atau di rendam, hal ini dapat mengakibatkan peralatan mudah rusak utamanya reel pada bagian Ball Bearingnya, yang lain bagian yang bisa berputar akan tidak lancar.

Bersihkan peralatan dari kotoran seperti pasir, lumpur dan zat-zat korosif seperti air laut yang dapat merusak kinerja mekanik mesin Reel Pancing. Kotoran seperti pasir dapat menghambat kinerja bearing ball sehingga dapat membuat kerusakan fatal yaitu rotasi putaran menjadi macet atau tidak bekerja dengan baik.

Khusus spool dan benang PE , atau braid lebih baik bila menggunakan air hangat. Cara terbaik yakni semua benang PE , atau Braid yang selesai anda pakai, pindahkan atau gulung ke penggulung lainnya. ini juga akan membuat kita lebih mudah untuk membersihkan spool terlebih lagi bila anda jarang membuka benang hingga habis.

2. penjemuran 

Setelah di cuci, maka selanjutnya adalah mengeringkan dengan cara digantung. Pengeringan sebaiknya dilakukan ditempat yang tidak terkena terik matahari langsung, sebab akan mempercepat kerusakan alat tersebut. Bercak-bercak yang timbul setelah kering menandakan pencucian yang dilakukan kurang bersih.


3. Reel atau joran yang selesai dicuci dan kering perlu disemprot menggunakan cairan kimia WD 40. Setelah itu dibersihkan kembali dengan kain yang halus sampai benar-benar bersih.

4. pemberian pelumas


tak ada ketentuan pasti kapan harus memberikan pelumas pada alat-alat anda, yang pasti dilakukan secara rutin saat pelumas mulai hilang.

Dengan melakukan perawatan yang benar maka peralatan pancing anda akan selalu dalam permorma yang ideal, sehingga hobbi mancing anda akan memberikan kepuasan.


Sumber : InfoPetualang.blogspot.com

Sabtu, 28 Januari 2012

Tips memilih lokasi memancing di lautan


Zona Ikan Kita - Saat ini kegiatan memancing semakin digemari orang, khususnya petualangan memancing di laut lepas. Memancing di lautan memiliki tantangan dan keasyikan tersendiri, dan ini bisa menjadi pengalaman yang luar biasa dalam hidup anda. Agar perjanalan anda pergi memancing di laut benar-benar dapat memuaskan, berikut beberapa tips untuk memilih lokasi pemancingan yang tepat.


1. Amati burung atau benda yang tampak di permukaan laut.
Jika diatas permukaan laut tampak kumpulan burung, seperti burung camar atau elang, maka kemungkinan besar banyak ikan kecil yang tampak di permukaan laut. Hal ini bisa menjadi indikasi adanya ikan yang lebih besar dibawah permukaan. Kayu-kayu terapung juga bisa menjadi tanda adanya ikan besar di lokasi tersebut.

2. Ikan lumba-lumba dan gerombolan tuna


Jika anda menargetkan untuk memancing tuna, perhatikan lumba-lumba, bila anda melihat adanya lumba-lumba maka kemungkinan besar terdapat ikan tuna yang tak jauh dari lokasi tersebut.

3. Ikan di sekitar terumbu karang. 

Lokasi yang banyak terdapat terumbu karang hampir dipastikan akan terdapat ikan yang banyak pula, apalagi disekitar terumbu karang banyak ikan besar.

Tips diatas adalah fenomena atau tanda tanda alam yang sering dijadikan oleh para nelayan dalam mencari lokasi mengail ikan di laut.

Jumat, 27 Januari 2012

Memilih Jenis Joran Pancing


Joran atau rod adalah komponen penting bagi seorang hobies mancing, dan bila anda sudah berpengalaman tentunya tak sulit untuk menentukan jenis joran yang sesuai dengan kebutuhan anda, akan tetapi bagi seorang pemula yang baru saja menekuni kegiatan ini tentu masih diliputi kebingungan saat memilih jenis joran yang hendak dibeli, berikut beberapa hal yang perlu dipertimbangkan sebelum memutuskan untuk membeli joran.







1. lokasi tempat anda ingin memancing.

Apakah Anda menyukai memancing di lautan lepas atau laut dalam? Di danau atau kolam, hal ini akan sangat menentukan tujuan anda ingin memancing jenis ikan apa. Tentunya harus disesuaikan antara Joran yang akan anda beli dengan lokasi atau tempat pemancingan kesukaan anda.

Jika anda ingin memancing di laut dalam tentunya anda membutuhkan joran yang kuat, ikan laut seperti tuna, barakuda ataupun hiu jauh lebih kuat dan berat dibanding ikan air tawar.

2. Jenis Bahan Joran


Umumnya joran pancing terbuat dari bahan grafit dan fiberglass, Kedua bahan ini kuat dan ringan. Dan tahan terhadap korosi atau karat, serta tidak mudah rapuh.
Bahan dari grafit tak terlalu fleksibel namun lebih kuat dibandingkan dengan bahan fiber dan relative masih cukup ringan.

Joran yang terbuat dari bahan fiberglass jauh lebih fleksibel daripada grafit , ini akan sangat menguntungkan bila kita menghadapi perlawanan ikan yang cukup kuat untuk jangka waktu yang lebih lama tanpa merasa lelah.
Dibandingkan dengan bahan garfit, fiberglass masih kalah awet dan tahan lama.

3. Lakukan survey.


Ada baiknya anda membuat survey kepada orang-orang yang anda kenal cukup paham akan jenis dan merek joran, pengalamn yang mereka miliki penting untuk menjadi rujukan anda dalam memutuskan jenis joran yang akan anda beli.

Senin, 23 Januari 2012

Tips Mancing di pemukaan laut


Zona Ikan Kita akan memberi Tips bagaimana cara memancing ikan di pemukaan laut .Saat ini untuk mendapatkan ikan besar pada saat casting di permukaan laut, kita bisa mendeteksi dimana lokasi yang terdapat ikan besar dengan menggunakan alat Fish Finder. Teknologi saat ini sudah mampu menciptakan alat untuk mendeteksi dimana ikan berada. Namun dengan harga yang relatif mahal, masih banyak para pemancing yang menggunakan tanda – tanda alam untuk mengetahui dimana posisi ikan – ikan besar berada.


Pertama yang perlu diperhatikan ketika kita akan melakukan casting di permukaan laut ialah dengan mengetahui cuaca dan kondisi angin laut. Pilihlah cuaca yang cerah, selain lebih berpotensi mendapatkan ikan besar, juga untuk keselamatan anda sendiri. Untuk Kondisi angin laut, akan sangat berpotensi jika sedang musim angin timur. Karena ketika musim angin timur adalah musim dimana munculnya banyak ikan dilaut.
Setelah memahami dua kondisi alam diatas, sastu hal lagi tanda – tanda alam yang bisa kita gunakan untuk menentukan dimana lokasi ikan – ikan bearada dan mulai menghentikan kapal untuk ber casting ria, yaitu burung – burung laut. Jika kita melihat ada segerombolan burung laut mengitari satu daerah tertentu di atas permukaan laut, maka disitulah terdapat banyak ikan. Burung – burung tersebut menandakan bahwa mereka sedang berburu ikan dibawahnya. Dan potensi ikan besar pun ada dilokasi tersebut.

( http://www.zonamancing.com & berbagai sumber).